Rabu, 23 November 2011

kisah di balik sayap garuda

Hari ini mentari bersinar cerah ,merona.dan semesta menyambut hangat cahaya,kicau burung di padu dengan bising kendaraan bagai sebuah symphony menurut gue.dan itu semua cukup menghibur kekecewaan gue dan juga mungkin kekecewaan bangsa indonesia.ya, kami semua, gue,dan juga penduduk indonesia kecewa,kecewa atas kekalahan indonesia semalam dalam ajang asean games dalam cabang olahraga sepakbola,cabang yang paling di tunggu-tunggu,dan bergengsi karena sepak bola adalah sebuah olahraga yang banyak pecintanya,dari berbagai kalangan dan merakyat.kekalahan yang membuat kami menundukkan kepala,dan cukup membuat keluar air mata yang sudah lama tak keluar.akan tetapi kekalahan itu tetap membuat kami bangga akan bangsa kami indonesia,dan kami berharap itu semua menjadi awal kebangkitan indonesia nantinya. Dan dari pertandingan final banyak pula cerita yang terjadi,cerita asem asin manis nya hidup.dan itu di alamin kawan gue. Siang itu kawan gue apryan,riska dan agus berangkat menuju gelora bung karno.untuk menonton team garuda muda berlaga,jam2 siang ribuan orang sudah menyesaki stadion,padahal pertandingan baru mulai jam 7 malam.atribut merah mendominasi sekitar menusuk mata,bendera merah putih berkibar di ujung tiang diterpa angin,panas kota jakarta tak meleburkan semangat para suporter begitu pula apryan,riska dan agus,baju indonesia,tempelan bendera merah putih di pipi dan syal bertuliskan indonesia melingkar di leher. Beberapa kali apryan,riska dan agus mengambil gambar dari handphonenya untuk mengabadikan moment itu,bercengkrama dengan suporter lain dan tak henti menyanyikan lagu indonesia raya,tak peduli suara sumbang atau serak. Jam menunjukkan pukul 5sore,tak terasa waktu terlewati,dan waktu pertandingan makin dekat. Apryan terlihat sibuk memainkan handphonenya, “gimana pry?” tanya riska “ tau nih ka ibu negara belum dateng juga”jawab apry cemas.apryan memang janjian bertemu dengan ceweknya di di gelora bung karno. “Duwh pry sebentar lagi pintu udah mau di buka nih,kalo ga masuk duluan bakal desek-desekan kita “ agus angkat bicara. “yaudah lu masuk duluan aja “ kata apry bingung “gini aja kita masuk terus cari tempat duduk dulu aja,soalnya nati pasti rame banget ” usul riska “ehm yaudah dewh”apry berkata dengan raut wajah ragu. Benar saja jam setangah 6 pintu masuk baru di buka para penonton sudah berjubel berdesak-desakkan.sesak,pasokkan oksigen seperti menipis,sulit untuk bernapas,apryyan,riska dan agus berusaha menerobos masuk bersama penonton lainnya.dan akhirnya mereka berhasil,mereka mencari tempat duduk dan dapat juga bangku kosong.apry masih cemas memikirkan pacarnya,tangannya tak lepas dari handphone terus menanti kabar dari pacarnya,dia sudah tak fokus memikirkan pertandingan,yang ada di benaknya hanya kekhawatiran kepada pacarnya yang sendirian di tengah keramaian gelora bung karno. Apry beberapa kali berusaha menelpon,tapi gagal karena di dalam stadion agak sulit sinyal dan setelah beberapa kali akhirnya tersambung. “ kamu udah dimana?” tanya apry cemas “ aku di luar,di parkiran” terdengar nada ketakutan dari suara ceweknya apry. “yaudah ketemu di pintu selatan stadion,aku keluar “ apry berjalan menuju pintu masuk tadi setelah sebelumnya meminta riska agar menempati kursi kosongnya. Sesampainyya di pintu masuk ternyata pintu sudah tertutup,di gembok oleh petugas ,apry bingung dan tangannya mengacak-acak rambutnya “ aduh “ Di lihatnya pacarnya di luar,dan mereka bertemu terpisah oleh pagar. “ kamu gak apa-apa??” apry khawatir stadium akhir,dunia serasa berputar,matanya kunang-kunang.tak sanggup dia melihat orang yang di sayanginya berdesak-desak di antara kerumunan orang yang ingin menjebol pagar,kerumunan penonton yang coba menerobos masuk. “ iya gak apa-apa” tangannya memegang erat tangan apry dari sela pagar. “tapi aku takut” mata pacarnya apry yang lentik mulai terlihat mendung dan apry lebih ketakutan lagi melihat kerumunan orang di luar mulai menendang pagar. Khawatir akan kondisi pacaranya. Apry mengeluarkan tiket masuknya dan memberikan kepada ceweknya. “woy calo tiket lu ya!!! “ bentak seorang petugas. “ bukan pak ini cewek saya mau masuk,pintunya gak bisa di buka lagi pak, cewek saya mau masuk” apry memelas “udah gak bisa ,yaudah lu naek cepet “kata petugas kasar.apry tak menghiraukan perkataan petugas,tangannya tetap memegang erat tangan ceweknya.ia menatap dalam wajah orang yang di sayanginya. Tiba-tiba “aduh “ petugas tadi melayangkan rotan mengenai tubuh apry. “ naek lu buruan “ “iya pak sebentar “ jawab apry marah di tengah kecemasan dan kebingungan. Dan saat itu ada polisi menghampiri apry yang dari tadi memperhatikan . “itu cewek lu?” “iya pak”jawab apry “yaudah mending lu suruh minggir aja dari pintu gerbang,penonton di luar udah pada anarkis mau masuk jebol pagar,takutnya nanti cewek lu kenapa-kenapa,suruh pergi ke tempat aman aja,di deket mobil polisi luar situ” “ iya pak” apry lalu menyuruh ceweknya untuk mundur “sayang kamu mundur aja,cari tempat aman.tunggu aku di luar “cewek apry menganguk dan mencoba untuk mundur. Pertandingan di mulai dan apry sudah tak memedulikan lagi pertandingan.ia memegang handphone di tangan kirinya dan menempelkannya ketelinga mencoba menenangkan kekasihnya,..tak di hiraukan suara gemuruh penonton yang mendukung team garuda muda, bahkan ketika seluruh isi stadion meneriakkan “goooooll”apry anggap hanya angin lalu,pikirannya hanya terfokus pada wanita yang ia puja dan sayangi.apry ter duduk lemas di dekat pintu dan seskali melihat pintu.berharap pintu sudah di buka,dan akhirnya pintu terbuka setelah pertandingan berjalan 30menitan,apry berlari keluar.melawan arus orang-orang yang ingin masuk,di luar apry bingung,berlari kesana-kesiani.mencari sosok istemewa yang mewarnai hidupnya,sepuluh menitan apry berlari tak tentu arah,akhirnya ia melihat sosok itu,tengah terduduk membenamkan kepalanya di antara dengkul.apry berlari menghampiri dan menyentuh pundak wanita pujaan hatinya,wanita itu mendongakkan kepalanya,matanya berbinar diantara air matanya melihat apry,apry tersenyum.mereka lalu berpelukan dalam,bagai seorang kekasih yang terpisah oleh samudra,bagai kekasih yang sudah lama tak berjumpa. Lalu tangis wanita itu pecah,di biarkannya wanita yang menerangi hari-harinya menangis di pundaknya.apry mengelus lembut rambut panjangnya dan mencium keningnya mencoba menenangkan. “aku takut “ ceweknya apry berkata tergagap di sela tangisnya “ tenang aku udah di samping kamu,dah ya jangan nangis,jelek tau kamu kalo nangis “ apry tersenyum.ceweknya apry tersenyum. “aku gak mau ah nonton bola lagi di stadion begini”ceweknya apry mulai reda tangisnya “iya iya ga usah nonton bola lagi,kita dukung garuda dari rumah aja ya” ceweknya apry menganguk tersenyum. “ eh aku ada tempelan bendera indonesia nih,aku tempelin di pipi kamu ya biar kelihatan kayak nonton kita,padahal mah gak hehe” “ ah kamu masih bisa-bisanya becanda” ceweknya apry tersenyum manja. Apry mengambil tempelan bendera indonesia dari kantong jeansnya dan menempelkannya ke pipi wanita yang di sayanginya. Dan mereka menghabiskan malam itu di parkiran,hanya melihat pertandingan dari layar besar di naungi langit malam dan disinari lampu jalan. (dan benar kata kahlil gibran” wanita dalam suatu bangsa itu bagai minyak pada lampu minyak,jika minyak itu sedikit tak di hargai dan di sayangi maka nyala lampu akan redup ) Sementara itu riska dan agus berteriak-teriak dan berjoged-joged mendukung garuda muda,tak di pedulikan lagi suara yang serak dan habis.tak peduli aroma keringat bercampur parfum yang menimbulkan reaksi kimia berupa bau tak sedap.tetap setia mendukung garuda muda.
Dan walaupun akhirnya garuda muda kalah, kami tetap bangga ,walupun garuda muda terjatuh ketika hampir menyentuh putihnya awan.kami tetap bangga.dan berharap ini langkah awal untuk garuda mengepakan sayapnyanya,menjelajah tiap inchi langit dunia.

Minggu, 20 November 2011

hidup yang tak bisa di hadapi seorang diri

prinsip gue yang yang kadang salah,pandangan gue yang kadang keliru,argument gue yang menurut gue bener,.huft dan akhitnya gue sadari itu.bahwa gue sok jadi manusia sempurna yang bersembunyi di balik segala keterbatasan gue,.sebuah prinsip dalam hidup gue yang gue pegang " hiduplah untuk memberi sebanyak banyaknya bukan menerima " dan prinsip itu dengan fatal gue menyikapinya dengan salah,..gue selalu coba memberi perhatian lebih kepada orang yang gue sayang walaupun dia gak peduli,gue selalu memberikan sayang gue kepada seseorang walaupun dia gak pernah memberikan sebaliknya,gue selalu beralasan " gue pegen menjadi matahari yang menyinari dunia tanpa perlu timbal balik " dan itu salah,gue hanya mencoba membohongi diri gue yang lemah dan sok merasa kuat. gue ternyata butuh di beri kasih sayang dan perhatian,gue butuh orang yang melengkapi hidup gue,gue butuh orang yang membangunkan gue ketika terjatuh, butuh orang yang mendorong gue untuk maju.gue gak bisa berdiri sendiri di depan dek kapal dan menerjang badai.dan gue bukan manusia kuat.

Sabtu, 19 November 2011

kepakkan sayap garuda

gila,.pagi buta jam 11.00 dah di bikin scare ma kecoa,sialan ,bukannya gue takut cuma geli aja,.mending ketemu pocong dah daripada ketemu kecoa,entah kenapa dari kecil gue dah anti banget ama tuh makhluk,dah lah geli juga ngebahasnya gue,.
semalem pertandingan sea games cabang sepak bola emang keren abis,indonesia melawan vietnam.baru kali itu tak henti mata gue menatap layar kaca.biasanya indonesia mainnya kurang bagus,ga seru ,monoton,tapi semalem,.amazing banget dah.permainannya udah kelas pro menurut gue.dan gue berharap indonesia bisa terus berkembang dan di kenal seluruh dunia akan prestasinya bukan kasus korupsinya. pertandingan semalam berjalan dengan sengit,beberapa kali indonesia di serang dan menyerang,cukup memainkan emosi penonton,dan penonton selalu menjadi orang yang paling jago " goblok itu bukannya di umpan dulu " umpat penonton. atau " ah gembel tendangannya " padahal penonton juga belum tentu bisa main bola,..ckck tapi emang penonton paling jago deh. babak awal berjalan indonesia bermain imbang hingga jeda pertandingan,.memasuki babak ke 2 pada menit 61 indonesia mendapat tendangan bebas,setelah pemain indonesia di jegal.jarak yang cukup dekat dengan gawang dan ideal untuk melakukan tendangan langsung,dan hal itu tidak di sia-siakan oleh Patrich Wanggai.melalui kaki kirinya bola melaju,melesat datar di bawah kaki para pemain vietnam dan goooooollllllllll,.....
semua penduduk indonesia bersorak termasuk gue dan kawan-kawan gue yang menonton di kontrakan beberapa petak yang cukup sesak,.ekspresi kegembiraan dari kami gak terbendung,bagai tanggul yang tak bisa menahan luapan air sungai.meloncat loncat,berjoget-joget,berteriak-teriak,ekspresi bodoh bagi orang yang tak mengerti dan mencintai sepak bola.tapi ada hal yang lebih bodoh lagi dan gue yakin semua sependapat entah yang cinta sepak bola atau yang tidak cinta sepak bola, temen gue belagak seperti Patrich Wanggai dan sok menendang gitu,dan lu tau apa yang dia tendang?? antena kecil tv yang di tendang,otomatis tv makin burem aja tuh dan akhirnya gak keliatan tuh gambar tv,goblok gila ga tuh,kesel..mau liat replay gol nya malah renyek tuh tv,.sial-sial. dan gue bertekad besok final langsung dateng aja ke gbk biar gak ada gangguan tekhnis kayak tadi. oiya indonesia menang 2-0 dan lolos ke putaran final melawan malaysia. senin, unyil dan pak ogah akan mengobrak-abrik upin-ipin,tunggu saja malaysia.

Jumat, 18 November 2011

titik kebimbangan

malem ini gue ngerasa bingung,bingung sama hidup gue yang kadang tak tentu arah,bimbang akan jalan yang harus gue pilih.malam yang perlahan beranjak pagi menemani gue dalam keterasingan hidup,terasing dari populasi penduduk indonesia yang tengah bersenda gurau dengan mimpinya.dan gue disini di depan monitor sambil menghembuskan asap tembakau,mencoba berpikir untuk apa gue terlahir di dunia??. gue masih belum menemukan jawaban itu.banyak hal yang terjadi dalam hidup gue yang kadang mengaburkan pandangan gue untuk fokus ke arah akhir tujuan gue hidup walaupun gue belum pasti tujuan akhir gue apa. yang jelas hidup itu untuk mempersiapkan kematian yang pasti bakal datang menjemput,huft,,lelah juga gue memikirkannya.

Kamis, 17 November 2011

pacebok

panas gila nih siang,udah tadi bangun siang banget,jam 12.alhasil telat gue berangkat shalat jumat,baru menapaki langkah di halaman masjid dengan kubah birunya,terdengar suara qomat dari speaker di ujung menara masjid, ehm gini caranya sih LIFO ( last in first out ) sebuah bahasa dalam dunia ekonomi yang maksudnya barang dateng terakhir ke gudang keluar paling awal. begitu pula gue dateng paling akhir pulang paling awal hehe pulang shalat jumat gue ngadem dulu di depan kipas big size,beuh damai,adem. lalu gue nyalain pc gue dan masuk mozilla firefox dan coba browsing,seperti halnya orang kebanyakan pasti hal yang pertama di kunjungi adalah facebook.begitu banyak pengguna facebook.dari berbagai kalangan,tua muda,pemulung atau pejabat,artis atau kenek bis .semua tumpah ruah di facebook.di facebook semua orang bisa jadi seperti yang dia mau,berbeda dari kehidupannya yang real. menurut gue facebook bisa mengubah jatidiri seseorang,karena di facebook seseorang bisa menjadi yang mereka inginkan,sesuatu yang mereka tidak bisa wujudkan di dunia nyata. memiliki idung pesek,kamera di set sedemikian rupa sehingga terlihat mancung.itu masih mending, kadang ada juga yang menggunakan foto orang lain yang cakep biar orang pada temenan gitu.menurut gue lucu,lucu banget.,susah gue buat komentar. seseorang hidup dalam dunia maya dan dia coba menutupi kekurangannya di dunia nyata.. ya udahlah emang semua manusia itu banyak kurangnya,gak sempurna.so what kenapa harus ambil foto biar keliatan idung mancung,kamera brightness nya di tinggiin biar keliatan putih. ckckc yang lebih gue gak abis pikir nih banyak yang ngebuat dirinya tuh di lihat lebih, contoh ada mobil keren di parkir gitu di basement mall, dua orang berspesies manusia alay atau gaul ( gak paham juga gue bedanya ) berjalan di basement,dan salah satu dari mereka melihat mobil keren. " men keren tuh men mobil " teman yang satunya menimpali " iya coy keren banget " " fotoin gue donk,nanti ganti-gantian buat foto profile facebook " " okeh deh coy " temannya mengambil handphone pabrikan china dari saku celananya dan yang satu lagi sudah siap berpose memegang handle pintu mobil seolah-olah ingin membukanya,.cklek bunyi blitz kamera berbunyi di lanjuti dengan suara teriakan " woooy " di kejauhan seorang satpam berlari menghampiri , melihata satpam itu dua orang tersebut hanya diam dan membisu ( to be continued ) lucu banget,..gak abis pikir lagi. ada lagi yang upload foto set backgroundnya di solaria bareng temen-temennya,sok imut gitu padahal cuma beli minum doank,maksudnya apa gitu,makan warteg setiap hari gak pernah di ambil fotonya,..gue bingung banget dah,bener bener bingung,.. banyak orang di indonesia itu menjadi korban perkembangan tekhnologi informasi yang kian melesat,dan orang indonesia tak bisa mengimbangi itu semua dari segi mental,..gue berharap indonesia gak cuma menjadi pengguna atau korban perkembangan tekhnologi informasi,tapi menjadi pemanfaat.

teriknya siang tak mengusiknya

tadi siang gue berangkat kerja di hujani panas yang cukup menyengat,cuaca bekasi yang udah ga jelas,tak mengenal musim penghujan atau kemarau.efek rumah kaca mungkin,yang membuat lapisan atmosfer bumi kian hancur dan membuat iklim bumi jadi ga karuan. ( jadi inget film the day after tommorow )bumi yang di ambang kehancuran, gue harap sih jangan hancur dulu nih bumi,masalahnya gue belum nikah hehe.gue berangkat dari rumah dengan kondisi vespa kesayangan gue yang lagi gak fit,jadi mampir dulu ke dokter ahli buat chek up si biru kembung.agak lama gue di bengkel dan akhirnya lumayan juga tuh si vespa agak mendingan ( di rumah gue kerokin ga mempan sih, padahal gue coba memberikan pertolongan pertama hehe ) dan kembali ke rutinitas monoton yang membosankan gue parkir si vespa di penitipan motor dan menuju halte tempat gue nunggu jemputan,di halte ternyata eh ternyata gue ketemu pengamen kecil yang kemaren itu ( baca postingan gue sebelumnya ) .tapi gue ga sempet ngobrol dan tahu nama dia,gue liat dia tengah tertidur di belakang halte,di bayangi sinar matahari yang terik dan itu tak mengusiknya,gue lihat raut lelah mukanya menampakkan kegetiran hidup,kegetiran yang sanggup ia hadapi dan menurut gue itu amazing buat anak seumuran dia.gue yang lebih berumur belum tentu sanggup menjalani getir dan kerasnya hidup seperti yang dia jalani, di situ gue bersyukur banget atas keadaan gue yang lumayan alhamdulillah lebih baik ketimbang pengamen kecil tadi,gue bersyukur setelah sekian lama hanya bisa mengeluh dan mengeluh.pelajaran berharga yang bisa gue ambil walaupun dia gak menggurui gue. gue sempet ambil handphone dan memotretnya,.gue harap gue bisa memotret dia ketika tersenyum dan tahu nama dia.gue bakal coba tunjukin ke dunia inilah seorang anak kecil yang berjiwa besar,seorang anak dari kalangan bawah tapi memiliki hati yang baik daripada kalangan atas,seorang anak yang memiliki banyak rintangan hidup tapi tetap tersenyum tulus kepada dunia.

Rabu, 16 November 2011

genangan yang di tinggalkan sang hujan.,

hujan selalu memberikan cerita berbeda,.dan hujan terkadang membawa diri ini flashback ke masa lalu,mengenang saat masa kecil,melihat di balik jendela memandang iri keluar melihat teman-teman bercengkrama dengan hujan,. siang tadi hujan sudah cukup lama berhenti saat gue melangkahkan kaki keluar rumah untuk berangkat kerja,genangan air tumbuh di antara tanah yang basah,dengan malas gue keluarin vespa gue dan menyalakan mesin. " ehm malas banget berangkat kerja hari ini " pikir gue,dengan paksa akhirnya gue membawa tubuh ini untuk berangkat kerja. vespa gue melaju dengan santai,drrrtttdttt gue biarkan suara vespa masuk ke gendang telinga gue,gue resapi bagai alunan syhmpony indah uyang berpadu dengan sejuknya cuaca setelah hujan,sesampainya di parkiran tanah becek membuat vespa gue kotor " ah bodo dah " pikir gue,gue parkir vespa gue lantas gue berjalan menuju halte untuk menunggu bus jemputan kerja gue,beberapa kali gue menghindari tanah becek dan genangan air tapi tetap saja celana gue kotor terkena genangan air. di halte ketika gue sibuk membersihkan celana gue yang kotor tiba-tiba ada suara anak kecil menyapa " bang duduk bang " gue menoleh dan menjawab " iya dek makasih " jawab gue agak acuh karena gue lagi sibuk bersihin celana gue. " nyari kerja susah ya bang " anak kecil yang tadi menyapa gue membuka pembicaraan. gue menoleh dan memperhatikannya,gue lihat kakinya tak beralas, kotor dengan tanah,tangan kirinya memegang kecrekan sedangkan tangan kanannya memegang plastik putih transparant yang memperlihatkan beberapa uang logam yang menurut gue jumlahnya gak lebih dari 2ribu rupiah. " iya dek emang susah nyari kerja,intinya sih harus sabar dan berdoa aja " jawab gue sambil mengambil sebatang rokok dari saku gue dan membakarnya. " iya bang bener " ucapnya tergagu sambil tersenyum lepas,polos seperti tanpa ada beban dalam hidupnya. " adek ngamen ?? " " iya bang,ngamen di bus-bus karyawan gitu " " dari pagi ngamennya? sekolah gak ? " " iya bang dari pagi sampe sore,ya kalo dapet 20 ribuan siangnya saya pulang dulu makan,hehe kagak sekolah bang " senyumnya selalu tulus mengembang. gue agak tersentak mendengar jawabannya,anak kecil itu tak bersekolah,padahal untuk anak seumuran dia harusnya bersekolah dan bermain dengan teman-teman sebayanya,bukan merasakan kerasnya hidup di jalan,.gue hisap rokok dalam . " ngamennya sendiri?? berani ? " " iya bang sendiri,takut sih bang cuma kan kalo berdua harus bagi hasil,jadi dikit depetnya hehe " masih saja gue liat senyum diatas kegetiran hidupnya. " iya sih dek, terus uangnya di kasih emak ? " " iya bang terus sebagian di tabung " cukup lama gue berbincang di kejauhan gue lihat bus jemputan gue dateng,gue berdiri dan menyelipkan selembar uang ke tangannya yang kecil, " nih dek buat di tabung ya ". gue berjalan menuju bus jemputan,sekilas senyum anak kecil itu masih tetap mengembang.dan bus pun perlahan melaju.gue duduk di kursi dan memasang headset , sore tugu pancoran karya iwan fals mengalun. anak sekecil itu berkelahi dengan waktu,demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu,di paksa pecahkan karang,lemah jarimu terkepal. satu pelajaran yang gue ambil dari pengamen tadi, " tetaplah tersenyum walau terkadang hidup itu sulit "

Minggu, 13 November 2011

buka semangat baru

tadi siang penandatanganan kontrak kerja baru gue,,seneng-seneng.setidaknya nasib pembiayaan perkuliahan gue gak terkatung-katung untuk sementara waktu ini,ya walaupun sebenarnya gue dah muak juga ama kerjaan gue.gimana enggak,sebuah perusahaan bonafit ternama di dunia hanya menggaji karyawan 3% dari laba perusahaannya,gak hanya itu 3 % itu harus di bagi dengan 6000 total karyawannya,coba aja ambil kalkulator dan itung berapa persen dapetnya tiap satu karyawan.dan lebih berprikemanusian tukang bakso deh yang menggaji karyawannya sebesar Rp.500,000 per bulan dengan omset perbulan pedagang bakso 5 juta rupiah,.setiap tahun para pekerja meminta kenaikan kesejahteraan berupa gaji,ehm lucu juga menurut gue kalo gaji naik sedangkan harga barang pokok juga ikut naik,ga ada efeknya..yang ada malah makin melilit dah tuh usus makan mie instant terus. ehmm jadi seorang pekerja tuh emang bener gak enak dah,,terikat waktunya,bermental konsumtif dan sulit buat berkembang.enakan jadi pengusaha deh,walaupun cuma memiliki usaha kecil,tapi setidaknya kita bisa berkembang,menjadi manusia yang produktif dan juga dapat membuka lapangan kerja baru..gue pengen banget jadi pengusaha tapi belum bisa menentukan kemana gue harus melangkah,.tapi dengan tulisan ini gue berkomitmen gue pengen jadi pengusaha dan merubah dunia.

pagi yang kesiangan,.

jam menunjukan pukul 07.15 saat mentari mulai masuk dan mengusik tidur gue ( sebenarnya ga gitu sih,yang bener gue bangun gara-gara bokap nanyain stnk yang kemaren gue pake hehe ) ,gue beranjak dari tempat tidur dan setengah sadar gue ke kamar mandi buat cuci muka,ya sekedar menyegarkan aja sih,males juga gue mandi pagi.tiba-tiba perut gue bunyi,seperti ada genderang yang bergerumuh ,gue ngerasa aneh ( kok begitu ya suaranya ) gue dengar lebih seksama " dung dung turunkan dinasti orde lama,kami tidak sejarahtera,kami kelaparan " ( bujut dah, suara demo di perut gue ) wah wah kaum cacing urban pada demo nih,pikir gue.sial nih cacing udah numpang,nuntut kesejahteraan lagi minta di empanin,gue aja kadang makan pake kerupuk kecap doang ( bukan karena ga mampu,tapi itu favorit gue :) ) melihat gelagat pemberontakan di dalam tubuh yang gue pimpin,gue akhirny mengambil tindakan untuk membubarkan masa kaum cacing urban. " ah gue nemu ide " lalu gue coba melompat-lompat ,berharap memberikan efek gempa di dalam perut gue dan benar saja terdengar riuh suara dalam perut gue " waaaaaa,. gempa ada gempa,cepat berlindung " " mana team evakuasi cepat-cepat utamakan anak-anak,wanita dan orang tua " " argghh mamah tolong-tolong,aku tertimpa kulit pisang "terdengar jeritan parau ( loh sejak kapan di dalam lambung gue ada kulit pisang, seumur-umur ga pernah gue memasukkan benda asing tersebut melalui kerongkongan gue ,..aneh ) gue menyeringai,senyum kemenangan terpancar,raut muka yang berubah mirip menjadi seperti moammar khadafi pemimpin otoriter libya yang baru-baru kemaren di jatuhkan dari kursi kekuasaannya dan di bunuh oleh rakyat nya sendiri,karena cara kepemimpinannya ( mengerikan, mudah-mudahan gue ga seperti itu ), " mampus lu cacing " gue mengumpat dengan khusyuk, tak cukup sampai situ,di meja gue ngeliat teh manis dengan gelas ukuran besar,gue ambil dan langsung gue tenggak glek,glek,glek,..,terdengar riuh kembali dari dalam perut gue " tsunami,tsunami,cepat pergi ke dataran yang lebih tinggi," "ayo nak cepet lari kesini,..yang lain tolong bantu ibu-ibu dan para lansia yang lain " mendengar itu semua gue tertawa hahahaha gile lu,..dan gue lebih tertawa lagi masih ada aja yang mau baca tulisan ga jelas gue hahahaha :P. gue ngerasa pusing banget,gue daratkan pantat gue di kursi kayu dan memainkan remote tv,mencari chanel bermutu.dan ternyata kalo pagi acara tv indonesia gak bermutu banget ( kecuali berita atau ceramah agama ye ) gimana gak bermutu,acara hampir beberapa televisi menampilkan acara musik-musik konser gitu,inbox lah,dahsyat. bukan gue memvonis itu program acara gak bermutu,tapi gue bingung aja,gue ngeliat dari kaca televisi jadul gue,di situ seorang penyanyi yang berada di atas panggung sedangkan di bawah panggung tuh remaja-remaja yang megangin hp mencoba memotret artis idola nya ( tau juga dah tuh hp siapa ?? ) dan dengan muka rata tampang baru bangun tidur,gue liat ada beberapa orang yang belek nya masih nyangkut. gue bersyukur dalam hati ( alhamdulillah gue gak seperti itu,bangun tidur gak langsung ke tempat publik yang dapat mengexpose raut wajah gue,dan paparazi bisa dengan leluasa mengambil foto keren gue baru bangun tidur hehe ) sebenernya bukan itu sih yang gue komentarin,yang jadi pertanyaan besar gue, kenapa anak-anak abg yang rata-rata cewek itu dengan kisaran umur belasan tahun ada di situ,kenapa? bukannya di sekolah memakai seragam,duduk manis dan mengikuti pelajaran di sekolah..putus sekolah gitu? ga mungkin,handphone keren-keren banget buat ambil pose artis-artis idola mereka,.sekolah masuk siang gitu? kompak banget,tuh penonton pada teman satu sekolah kali ya,.. gue bingung,salah satu realita pendidikan di indonesia itu begitu,dan itu semua seperti mengakar menjadi budaya,pembelian ijazah buat pencalonan diri jadi pejabat,budaya mencontek di kalangan siswa sampai mahasiswa,.buat masalah nyontek gue ada pendapat sendiri nih,menurut gue mencontek itu kreatif cuma buruk,coba deh di ubah pola pikirnya dari mencontek menjadi orang yang memberi contekan,otomatis donk kita bakal menjadi orang yang produktif,ngasih contekan ke temen salah kan gak enak tuh jadi mau ga mau kita harus belajar tuh biar bisa memberi contekan yang benar.coba kita ubah pola pikir kita,memberi sebanyak-banyaknya bukan menerima. coba pola pikir bangsa ini seperti itu pasti maju. tapi nyatanya bangsa ini tak seperti itu prinsipnya " menerima hutang luar negeri sebanyak-banyak,memberikan pinjaman ke negara lain mah boro-boro kagak ada,.utang aja numpuk,. "

sebuah moment,..

hari ini gue coba buat menulis lagi,setelah sekian lama gak menulis.walaupun dengan bahasa indonesia yang gak baik dan benar hehe..dengan tampilan blog gue yang masih norak banget karena gue baru seorang amatir dalam dunia per blog gan, :) beberapa minggu ini banyak banget kisah yang gue alamin,dari yang namanya kartu atm gue ke sedot yang bikin gue sempet shock karena males ngurusnya dan akhirnya gue males masuk kerja sampe gue merasakan kembali apa itu yang namanya jatuh cinta dan akhirnya jatuh ke bumi (nah bingung dah tuh).

ya gue bingung juga sih ngomongnya,..kenapa ya harus kata " jatuh cinta " bukan "terbang cinta ",..karena yang namanya cinta itu kan indah,menyenangkan sedangkan kata jatuh itu konotasinya ke " sakit " nah kalo orang yang sakit karena cinta baru dah tuh namanya " jatuh cinta " (nambah muter-muter nih omongan gue hehehe :) )

" sory bang bukannya ane ga suka,bukannya abang ga bae,bukannya ane ga mau di samain dengan vespa abang,tapi ane ga bisa bang,.maph ya bang" kata-kata penolakan itu masih gue inget banget,. kata-kata yang bikin gue kecewa dan bikin gue aneh,.bukan aneh karena dia ga mw nerima gue,tapi aneh karena gue bisa menyikapi kondisi itu dengan positif...dulu gue dalam kondisi yang sama pasti galau abis kayak anak muda kebanyakan,makan males (peke kerupuk ma kecap doang :) ) ga bisa tidur pula (ga ada kipas,gerah gue hehe ).beberapa kali penolakkan dan itu membuat gue trauma dan tetap mencoba buat menjalani hidup sendiri,dan hingga akhirnya kemaren gue beranikan diri buat menyatakan perasaan gue yang biasanya gue cuma pendem,.ajaib penolakan itu ga membuat gue galau-galau kayak anak alay,..apa gue dah jadi seorang yang dewasa ?? ( amin mudah-mudahan hehe )

dan ketika gue tanya apa alasan dia nolak gue,..dia bilang " maph bang hati ane udah ada yang ngambil " mendengar jawaban itu gue ga bisa berbuat banyak,..hanya bisa berdoa agar kepolisian republik indonesia bisa menangkap pencuri hati dia dan memberikannya ke gue :) dan gue berkata kepada dia " jok belakang vespa ane dalam beberapa waktu ini akan ada tempat buat ente "

Sabtu, 08 Oktober 2011

aku mencinta

aku mencinta tak seperti seorang hamba kepada tuhannya,menunduk hingga kening menyentum bumi,tenggelam dalam doa yang panjang,terhempas ombak air mata penyesalan yang membawanya ke pantai penyesalan penuh dosa..khusyuk,tak peduli suara jangkrik melantunkan lagu malam,..

aku mencinta tak seperti seorang umat terhadap nabinya,mengorbankan tubuhnya untuk menyambut batu yang merajam,batu yang terlontar dari tangan-tangan kaum yang ingkar terhadap ajaran nabinya.,,

aku mencinta tak seperti seorang ibu terhadap anaknya,yang menghapus air mata dari pualam pipi polosnya."layanganku putus ibu,dan terbang jauh meninggalkanku" sang ibu berkata sambil tersenyum "kalau begitu mari anakku kita buat layangan yang lebih bagus dari punyamu sebelumnya,dan layangan itu akan membawa mimpimu terbang tinggi bersamanya" seketika anak itu tersenyum,senyum tulus bersinar.senyum bahagia bersinar yang murni yang tidak di miliki selain anak kecil,...