Sabtu, 08 Oktober 2011

aku mencinta

aku mencinta tak seperti seorang hamba kepada tuhannya,menunduk hingga kening menyentum bumi,tenggelam dalam doa yang panjang,terhempas ombak air mata penyesalan yang membawanya ke pantai penyesalan penuh dosa..khusyuk,tak peduli suara jangkrik melantunkan lagu malam,..

aku mencinta tak seperti seorang umat terhadap nabinya,mengorbankan tubuhnya untuk menyambut batu yang merajam,batu yang terlontar dari tangan-tangan kaum yang ingkar terhadap ajaran nabinya.,,

aku mencinta tak seperti seorang ibu terhadap anaknya,yang menghapus air mata dari pualam pipi polosnya."layanganku putus ibu,dan terbang jauh meninggalkanku" sang ibu berkata sambil tersenyum "kalau begitu mari anakku kita buat layangan yang lebih bagus dari punyamu sebelumnya,dan layangan itu akan membawa mimpimu terbang tinggi bersamanya" seketika anak itu tersenyum,senyum tulus bersinar.senyum bahagia bersinar yang murni yang tidak di miliki selain anak kecil,...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar